jannine Posted October 12, 2019 #26 Posted October 12, 2019 ya kalau menurut orang sholeh mah pasti milih jodoh lewat ta'aruf dari pada harus pacaran dulu yang belum tentu jodohnya dan bisa jadi hanya jagain jodoh orang tapi kalau menurut orang sedikit sholeh pacaran ta'aruf gaskeun wae yang penting dapet jodoh wkwkw
zulfandina Posted October 12, 2019 #27 Posted October 12, 2019 menurut saya ta'aruf antara wanita dan pria jika tujuannya memang ingin mencari jodoh, bukan hanya sekedar berpacaran dan main2, maka ta'aruf terbaik adalah saat ijab kobul. ngak ada itu pacaran, kenalan, jalan sana jalan sini, joging sana joging sini, kalau memang serius, katakan langsung kepada sang pemilik. yaitu ayahnya, samperin langsung, bilang mau melamar anaknya. kalau soal mengetahui baik buruk nya sifat nya si cewek, bisa aja kasih mata2 atau bertanya kepada orang terdekat dengannya.
wiro212sableng Posted October 12, 2019 Author #28 Posted October 12, 2019 Kalau bertaaruf orang lebih mengedepankan biar tidak zina dan kalau cocok dan saling menerima.bisa.menikah langsung. Namun sebaliknya tidak selalu taaruf itu dipastikan menikah karena taaruf juga diperlukan saling menerima antar keduanya.
wong77 Posted October 12, 2019 #29 Posted October 12, 2019 7 hours ago, jannine said: ya kalau menurut orang sholeh mah pasti milih jodoh lewat ta'aruf dari pada harus pacaran dulu yang belum tentu jodohnya dan bisa jadi hanya jagain jodoh orang tapi kalau menurut orang sedikit sholeh pacaran ta'aruf gaskeun wae yang penting dapet jodoh wkwkw Kalau agan jannine termasuk yang mana, dulu sebelum menikah memilih jalur pacaran atau kah taaruf . Kalau saya sendiri memilih pacaran , 😀 .
wiro212sableng Posted October 13, 2019 Author #30 Posted October 13, 2019 On 10/12/2019 at 5:20 PM, wong77 said: Kalau agan jannine termasuk yang mana, dulu sebelum menikah memilih jalur pacaran atau kah taaruf . Kalau saya sendiri memilih pacaran , 😀 . Pacaran sama siapa agan wong? pacaran sama yang jadi bini sekarang bukan soalnya banyak yang pacaran namun biasanya jauh dari perjodohan. Biasanya putus di tengah jalan gan. Pacaran itu buat kebanyakan orang masih wajar namun dari segi agama emang di larang.
wong77 Posted October 14, 2019 #31 Posted October 14, 2019 4 hours ago, wiro212sableng said: Pacaran sama siapa agan wong? pacaran sama yang jadi bini sekarang bukan soalnya banyak yang pacaran namun biasanya jauh dari perjodohan. Biasanya putus di tengah jalan gan. Pacaran itu buat kebanyakan orang masih wajar namun dari segi agama emang di larang. Kalau pacaran yang lama dan bisa bertahan ya sama mantan pacar saya dan sudah jadi istri saya sendiri . Karena kalau pacaran selama 3 bulan putus biasanya tidak akan jadi suami istri . Karena baru 3 bulan saja sudah putus. 😀 Kalau saya dulu bisa ketemu pacar sebulan sekali, selebih nya cuma komunikasi lewat HP saja. Itupun Hp jadul. 😀
Moderator petikemas Posted October 14, 2019 Moderator #32 Posted October 14, 2019 On 10/12/2019 at 1:36 PM, zulfandina said: menurut saya ta'aruf antara wanita dan pria jika tujuannya memang ingin mencari jodoh, bukan hanya sekedar berpacaran dan main2, maka ta'aruf terbaik adalah saat ijab kobul. ngak ada itu pacaran, kenalan, jalan sana jalan sini, joging sana joging sini, kalau memang serius, katakan langsung kepada sang pemilik. yaitu ayahnya, samperin langsung, bilang mau melamar anaknya. kalau soal mengetahui baik buruk nya sifat nya si cewek, bisa aja kasih mata2 atau bertanya kepada orang terdekat dengannya. On 10/12/2019 at 3:05 PM, wiro212sableng said: Kalau bertaaruf orang lebih mengedepankan biar tidak zina dan kalau cocok dan saling menerima.bisa.menikah langsung. Namun sebaliknya tidak selalu taaruf itu dipastikan menikah karena taaruf juga diperlukan saling menerima antar keduanya. tak disangka dibalik tampang yang sangar ternyata ada jiwa religius juga yang melekat dalam diri kalian dan narasinya juga tegas lugas dan to the point, mungkin faktor usia kali ya mempengaruhi kebijaksanaan seseorang secara juga sudah pada berbini jadi pengalamannya sudah sangat luas, entah sebelum berbininya dulu melalui proses dan tahapan seperti apa dalam pencarian jodoh #peace
jkd123 Posted October 14, 2019 #33 Posted October 14, 2019 6 hours ago, petikemas said: tak disangka dibalik tampang yang sangar ternyata ada jiwa religius juga yang melekat dalam diri kalian dan narasinya juga tegas lugas dan to the point, mungkin faktor usia kali ya mempengaruhi kebijaksanaan seseorang secara juga sudah pada berbini jadi pengalamannya sudah sangat luas, entah sebelum berbininya dulu melalui proses dan tahapan seperti apa dalam pencarian jodoh #peace Bukan sekedar usia sih gan. Faktor lingkungan dan keluarga juga berpengaruh. Seperti kita yg ada di sini, saya yakin latarbelakang keluarga dan lingkunganya juga cukup beragam. Apalagi soal beginian gan yg urusanya sama agama dan kepercayaan.
wong77 Posted October 14, 2019 #34 Posted October 14, 2019 2 hours ago, jkd123 said: Bukan sekedar usia sih gan. Faktor lingkungan dan keluarga juga berpengaruh. Seperti kita yg ada di sini, saya yakin latarbelakang keluarga dan lingkunganya juga cukup beragam. Apalagi soal beginian gan yg urusanya sama agama dan kepercayaan. Memang kalau yang memilih taaruf kebanyakan dari faktor agama yang kuat antara kedua keluarga dan pasangan tersebut. Kalau saya pribadi memang jujur faktor agama kurang kuat dan keluarga juga jauh. Makanya lebih memilih pacaran saja . 😀 Mungkin kalau pernah mondok pesantren pastinya lebih memilih jalan taaruf. Apapun pilihan nya semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrohmah. Aamiin
zulfandina Posted October 15, 2019 #35 Posted October 15, 2019 On 10/12/2019 at 3:05 PM, wiro212sableng said: Kalau bertaaruf orang lebih mengedepankan biar tidak zina dan kalau cocok dan saling menerima.bisa.menikah langsung. Namun sebaliknya tidak selalu taaruf itu dipastikan menikah karena taaruf juga diperlukan saling menerima antar keduanya. saya pikir itu metode zaman sekarang, jika kita membawa pembicaraan ini ke hukum agama, maka tidak ada yang namanya ta'aruf. jika memang menikah sudah menjadi langkah terakhir dan sudah meyakini hal tersebut, maka katakan kepada ibu kita atau siapa saja yang lebih tua dari kita yang masuk dalam kategori keluarga dan muhrim kita untuk mencari wanita yang mau menjadi jodoh kita, masalah cantik atau tidak, baik atau jahat, dari keluarga yang seperti apa, itu semua srahkan kepada wali kita tersebut untuk menilainya. inilah cara yang benar jika memang ingin menikah dalam aturan islam.
Moderator petikemas Posted October 15, 2019 Moderator #36 Posted October 15, 2019 2 hours ago, zulfandina said: saya pikir itu metode zaman sekarang, jika kita membawa pembicaraan ini ke hukum agama, maka tidak ada yang namanya ta'aruf. jika memang menikah sudah menjadi langkah terakhir dan sudah meyakini hal tersebut, maka katakan kepada ibu kita atau siapa saja yang lebih tua dari kita yang masuk dalam kategori keluarga dan muhrim kita untuk mencari wanita yang mau menjadi jodoh kita, masalah cantik atau tidak, baik atau jahat, dari keluarga yang seperti apa, itu semua srahkan kepada wali kita tersebut untuk menilainya. inilah cara yang benar jika memang ingin menikah dalam aturan islam. Konten ini memang erat kaitannya dengan agama gan karena istilah ta'aruf adalah istilah dalam syariat agama jadi keliru kalau mengatakan tidak ada yang namanya ta'aruf dalam agama, karena jangan salah persepsi ta'aruf itu tidak seperti pacaran yang langsung bisa ngobrol bareng berdua saling curhat2an tentang kelebihan dan kekurangan masing2 tapi menggunakan perantara kalau bukan akhwat kita bisa melalui keluarga sicalon itu entah om nya atau orang tuanya yang memiliki akses langsung kepada si perempuan dan sebuah komponen penting yang tidak bisa dilewatkan adalah proses istikharah sebelum memilih calon dan menerima calon, karena si wanita juga berhak memilih antara menolak atau menerima dan fungsinya perantara hanya sebagai isyarat saja kalau akan ada seorang pria yang ingin menjadikan dia istri dan seterusnya.. penjelasan lebih lanjutnya cari di kitab saja jangan di gugel khawatir ada yang typo sehingga malah menyesatkan 😁😁
wong77 Posted October 15, 2019 #37 Posted October 15, 2019 4 hours ago, zulfandina said: saya pikir itu metode zaman sekarang, jika kita membawa pembicaraan ini ke hukum agama, maka tidak ada yang namanya ta'aruf. jika memang menikah sudah menjadi langkah terakhir dan sudah meyakini hal tersebut, maka katakan kepada ibu kita atau siapa saja yang lebih tua dari kita yang masuk dalam kategori keluarga dan muhrim kita untuk mencari wanita yang mau menjadi jodoh kita, masalah cantik atau tidak, baik atau jahat, dari keluarga yang seperti apa, itu semua srahkan kepada wali kita tersebut untuk menilainya. inilah cara yang benar jika memang ingin menikah dalam aturan islam. Memang benar saya kenal istilah taaruf juga dari sekarang,kalau baca kisah zaman nabi muhammad juga tidak begitu di jelaskan tentang taaruf, atau saya yang kurang tau ilmunya juga. Setahu saya yang mau menikah biasanya bertemu nabi dan minta buat di cariin jodoh. Dan itupun langsung di di bicarakan ke umat siapa yang mau menikahi si fulan dan kalau biasanya banyak yang mau. Ini saya tidak tau apakah termasuk taaruf juga. 😀
cukup2 Posted October 16, 2019 #38 Posted October 16, 2019 buat saya jodoh mau hasil taaruf atau pacaran kalau tidak sampai ke pelaminan itu bukan jodoh namun kalau sampai pelaminan itu baru jodoh.
wong77 Posted October 17, 2019 #39 Posted October 17, 2019 12 hours ago, cukup2 said: buat saya jodoh mau hasil taaruf atau pacaran kalau tidak sampai ke pelaminan itu bukan jodoh namun kalau sampai pelaminan itu baru jodoh. Memang benar gan cukup tetapi jodoh pun ada masa nya ada yang sebentar dan ada yang abadi sampai tua dan mati tetap sebagai suami istri. Karena banyak juga yang menikah baru 1 atau 2 tahun terus bercerai berarti jodohnya cuma sementara. 😀 bahkan banyak yang baru seumur jagung yang berpisah.
Moderator petikemas Posted October 17, 2019 Moderator #40 Posted October 17, 2019 22 hours ago, cukup2 said: buat saya jodoh mau hasil taaruf atau pacaran kalau tidak sampai ke pelaminan itu bukan jodoh namun kalau sampai pelaminan itu baru jodoh. mungkin maksud agan wiro disini proses saling mengenal sebelum jadi suami istri sampai menikah gan jadi konteksnya bukan akan kepelaminan lagi tapi sudah dipelaminan. mungkin beliaunya juga mau menjalani proses ta'aruf untuk menata hidupnya kembali bersama keluarga yang baru
danz Posted October 31, 2019 #41 Posted October 31, 2019 Pingin sih ngerasain gimana proses ta'aruf karena seringnya sih pacaran walaupun gak ada proses tembak menembak alias berjalan berdasar waktu aja selama pacaran
wong77 Posted October 31, 2019 #42 Posted October 31, 2019 4 hours ago, danz said: Pingin sih ngerasain gimana proses ta'aruf karena seringnya sih pacaran walaupun gak ada proses tembak menembak alias berjalan berdasar waktu aja selama pacaran Silahkan di coba saja gan , cari dulu siapa yang mau kita ajak taaruf . Dan lihat juga keluarga nya juga kalau dari segi agama nya kuat pastinya lebih memilih ke taaruf . Kalau dari segi agama nya tidak terlalu kuat meskipun cewek nya berjilbab juga tidak semua mau untuk menjalani taaruf juga. Kalau sukses sih enak , sudah nikah pun masih berasa pacaran karena dulu belum sempat pacaran. 😀
wiro212sableng Posted October 31, 2019 Author #43 Posted October 31, 2019 1 hour ago, wong77 said: Silahkan di coba saja gan , cari dulu siapa yang mau kita ajak taaruf . Dan lihat juga keluarga nya juga kalau dari segi agama nya kuat pastinya lebih memilih ke taaruf . Kalau dari segi agama nya tidak terlalu kuat meskipun cewek nya berjilbab juga tidak semua mau untuk menjalani taaruf juga. Kalau sukses sih enak , sudah nikah pun masih berasa pacaran karena dulu belum sempat pacaran. 😀 Bedanya taaruf kita pasti ada pihak perantara yang biasanya benar benar mementingkan kualitas dari masing masing pasangan tidak sembarangan jadi biasanya taaruf model ini pasti sampai pelaminan.
zulfandina Posted October 31, 2019 #44 Posted October 31, 2019 On 10/16/2019 at 7:55 PM, cukup2 said: buat saya jodoh mau hasil taaruf atau pacaran kalau tidak sampai ke pelaminan itu bukan jodoh namun kalau sampai pelaminan itu baru jodoh. jodoh itu memang sudah pasti sampai ke pelaminan, mana ada jodoh hanya sampai tukang bakso saja. hanya saja mau hasil ta'arufan atau hasil perjodohan, itu tidak penting, yang penting itu bagaimana menjalani kehidupan setelah selesai dari pelaminan. intinya itu, karena percuma sja menikah kalau ujung2 nya cerai
jkd123 Posted October 31, 2019 #45 Posted October 31, 2019 1 hour ago, zulfandina said: jodoh itu memang sudah pasti sampai ke pelaminan, mana ada jodoh hanya sampai tukang bakso saja. hanya saja mau hasil ta'arufan atau hasil perjodohan, itu tidak penting, yang penting itu bagaimana menjalani kehidupan setelah selesai dari pelaminan. intinya itu, karena percuma sja menikah kalau ujung2 nya cerai Hahaha ini bijak sekali gan. Yg penting ketika menjalani kehidupan rumah tangganya ya. Dan yg perlu diperhatikan cara pendekatan tidak mempengaruhi sah atau tidak sahnya ijab qabul.
wiro212sableng Posted November 1, 2019 Author #46 Posted November 1, 2019 22 hours ago, zulfandina said: jodoh itu memang sudah pasti sampai ke pelaminan, mana ada jodoh hanya sampai tukang bakso saja. hanya saja mau hasil ta'arufan atau hasil perjodohan, itu tidak penting, yang penting itu bagaimana menjalani kehidupan setelah selesai dari pelaminan. intinya itu, karena percuma sja menikah kalau ujung2 nya cerai Maksudnya jodoh ke pelaminan itu gan namun kan ada 2 juga jodohnya bisa sampai tua kadang jodohnya hanya sampai setengah perjalanan berpisah karena cerai. Yang lainnya jodoh sampai kakek nenek.
danz Posted November 1, 2019 #47 Posted November 1, 2019 On 10/31/2019 at 12:40 PM, wong77 said: Silahkan di coba saja gan , cari dulu siapa yang mau kita ajak taaruf . Dan lihat juga keluarga nya juga kalau dari segi agama nya kuat pastinya lebih memilih ke taaruf . Kalau dari segi agama nya tidak terlalu kuat meskipun cewek nya berjilbab juga tidak semua mau untuk menjalani taaruf juga. Kalau sukses sih enak , sudah nikah pun masih berasa pacaran karena dulu belum sempat pacaran. 😀 Nahhh itu yang agak susah juga sih gan karena untuk yang mau ta'aruf pasti biasanya dari muslimah yang taat dan dari keluarga yang kuat juga ke Islamannya jadi sebelum maju pasti udah keder duluan sih apalagi ane juga gak taat2 amat dalam beribadah
wiro212sableng Posted November 1, 2019 Author #48 Posted November 1, 2019 23 hours ago, jkd123 said: Hahaha ini bijak sekali gan. Yg penting ketika menjalani kehidupan rumah tangganya ya. Dan yg perlu diperhatikan cara pendekatan tidak mempengaruhi sah atau tidak sahnya ijab qabul. Tidak bijak juga gan karena tujuan menikah adalah mengerjakan sunah rasulullah dan kewajiban sebagai maluk Allah. Kalau masalah bercerai apa tidak itu bukan tujuan menikah namun bisa menjadi takdir atau perjalanan hidup masing2 indvidu dan itu salah satu pilihan.
jkd123 Posted November 1, 2019 #49 Posted November 1, 2019 2 hours ago, wiro212sableng said: Tidak bijak juga gan karena tujuan menikah adalah mengerjakan sunah rasulullah dan kewajiban sebagai maluk Allah. Kalau masalah bercerai apa tidak itu bukan tujuan menikah namun bisa menjadi takdir atau perjalanan hidup masing2 indvidu dan itu salah satu pilihan. Iya itu mengenai tujuan pernikahan gan. Orang yg pacaran lalu menikah juga tujuanya kan juga begitu. Menghalalkan yg tadinya tidak halal., Ada kebaikan didalamnya karena ada perubahan dari yg kurang baik menjadi baik. Kecuali klo pacaran dan kumpul kebo itu lain soal.
zulfandina Posted November 1, 2019 #50 Posted November 1, 2019 7 hours ago, danz said: Nahhh itu yang agak susah juga sih gan karena untuk yang mau ta'aruf pasti biasanya dari muslimah yang taat dan dari keluarga yang kuat juga ke Islamannya jadi sebelum maju pasti udah keder duluan sih apalagi ane juga gak taat2 amat dalam beribadah ngak selamanya soal ibadah itu diutamakan. banyak yang ibadahnya setengah2 tetapi memiliki calon istri yang benar2 memiliki ketaatan dalam beribadahnya melebihi yang kita bayangkan. menurut saya sih walaupun si cewek dari keluarga yang benar2 kuat dasar agama dan memang memiliki kadar keislaman yang tinggi, masih tetap akan memilih seorang calon menantu yang memiliki pekerjaan yang mapan dan baik akhlaknya walaupun sholatnya bolong2.
Featured Comment
Archived
This topic is now archived and is closed to further replies.