akmal1984 Posted November 20, 2019 #26 Posted November 20, 2019 3 hours ago, artizykristy said: iya gan crypto ini setau saya perorang yang megang kendalinya jadi tanpa ada campur tangan pihak pemerintah (maksudnya orang lain di sini kek kita dan dia yang mau transaksi). bukan aplikasi aja sih gan kebanyakan e money pasti minta data diri pribadi Nah betul itu data pribadi juga wajib kita berikan kalau kita memakai jasa e-money. Ini mungkin agar semua transaksi yang kita lakukan bisa terlacak dengan cepat ya oleh pihak penyedia jasa dan pemerintah
artizykristy Posted November 20, 2019 #27 Posted November 20, 2019 1 hour ago, jkd123 said: Tapi untuk saat ini crypto bisa dikatakan belum bisa mandiri. Terutama di negara kita. Karena pada prakteknya crypto ini hanya komoditas, yg kalo mau buat belanja ya di idrin dulu. Dan ini tetep lewat bank yang memerlukan data diri juga. memang untuk sekarang belum gan namun di masa mendatang saya sangat yakin pasti bisa. secara jaman makin lama makin canggih. siapa tau nantinya ada aplikasi crypto yang kek e wallet namun sekedar ada blance dan untuk transaksi aja mirip mirip kek sistem jual beli di china lah yang gak perlu uang cash lagi
wong77 Posted November 21, 2019 #28 Posted November 21, 2019 5 hours ago, akmal1984 said: Nah betul itu data pribadi juga wajib kita berikan kalau kita memakai jasa e-money. Ini mungkin agar semua transaksi yang kita lakukan bisa terlacak dengan cepat ya oleh pihak penyedia jasa dan pemerintah Kalau digital money menggunakan idr pastinya akan di awasi oleh OJK dan pemerintah. Karena sangat rawan juga. Kalau crypto nanti ada seperti digital money tetap saja akan di awasi juga. Dan tentunya harus melakukan KYC juga.
jkd123 Posted November 21, 2019 #29 Posted November 21, 2019 10 hours ago, artizykristy said: memang untuk sekarang belum gan namun di masa mendatang saya sangat yakin pasti bisa. secara jaman makin lama makin canggih. siapa tau nantinya ada aplikasi crypto yang kek e wallet namun sekedar ada blance dan untuk transaksi aja mirip mirip kek sistem jual beli di china lah yang gak perlu uang cash lagi Ini sih yang saya harapkan dimasa mendatang. Tapi untuk menuju kesana diperlukan andil pemerintah dan lembaga pengawas keuangan lainya yg ada di indonesia. Karena sampai sekrang emang belum diperbolehkan sih.
akmal1984 Posted November 21, 2019 #30 Posted November 21, 2019 11 hours ago, wong77 said: Kalau digital money menggunakan idr pastinya akan di awasi oleh OJK dan pemerintah. Karena sangat rawan juga. Kalau crypto nanti ada seperti digital money tetap saja akan di awasi juga. Dan tentunya harus melakukan KYC juga. Kalau saya pribadi mungkin akan tetap mau melakukannya om wong kalau seandainya nanti di berlakukan semacam KYC begitu. Soalnya memang sudah menjadi sumber pemasukan selama ini lewat crypto. Kalau nanti ada aturan pemerintah ya harus ikut gitu
wong77 Posted November 21, 2019 #31 Posted November 21, 2019 8 hours ago, akmal1984 said: Kalau saya pribadi mungkin akan tetap mau melakukannya om wong kalau seandainya nanti di berlakukan semacam KYC begitu. Soalnya memang sudah menjadi sumber pemasukan selama ini lewat crypto. Kalau nanti ada aturan pemerintah ya harus ikut gitu Ya mau gak mau gan Akmal, cuma kalau yang lewat aplikasi harus hati hati juga melakukan KYC apalagi apk dari indo biasa nya data bisa bocor karena tingkat keamanannya yang kurang. Dan lihat dulu Apk tersebut di awasi oleh OJK atau tidak. Kalau tidak rawan di salahgunakan. Karena data digital sangat berbahaya , bisa di salahgunakan seperti buat pinjaman online juga. 😂 karena syaratnya cuma itu. Yang aneh nya kenapa data misal beda nama di rekening bisa setujui. Kalau digital money yang sudah di awasi pastinya lebih aman lagi.
wiro212sableng Posted November 23, 2019 Author #32 Posted November 23, 2019 On 11/18/2019 at 1:58 PM, jkd123 said: Karena tingkat fluktuasi crypto ini lebih galak gan. Mungkin biar agak safe juga karena banyak yg mengatakan crypto lrbih beresiko dibandingkan forex. Karena crypto kebnyakan gak ada penjaminya. Beda dengan mata uang fiat yg dijaminkan emas oleh bank central. Kalau secara valuabilitas dan safety paymentnnya iya, namun dari segi resiko perdagangannya tetap masih rendah trading cryptocurrency yang kecil kemungkinan total losenya, kalau forex malah bisa minus nilainya.
akmal1984 Posted November 23, 2019 #33 Posted November 23, 2019 On 11/22/2019 at 4:48 AM, wong77 said: Ya mau gak mau gan Akmal, cuma kalau yang lewat aplikasi harus hati hati juga melakukan KYC apalagi apk dari indo biasa nya data bisa bocor karena tingkat keamanannya yang kurang. Dan lihat dulu Apk tersebut di awasi oleh OJK atau tidak. Kalau tidak rawan di salahgunakan. Karena data digital sangat berbahaya , bisa di salahgunakan seperti buat pinjaman online juga. 😂 karena syaratnya cuma itu. Yang aneh nya kenapa data misal beda nama di rekening bisa setujui. Kalau digital money yang sudah di awasi pastinya lebih aman lagi. Kalau saya lebih suka yang sudah di awasi dan resmi saja om wong. Jadi lebih aman. Berarti itu orang yang menawarkan pinjamannya yang bermain. Lapor polisi saja model seperti itu baiknya. Itu pasti banyak terjadi yang tidak resmi kan atau tidak di awasi oleh OJK
wong77 Posted November 23, 2019 #34 Posted November 23, 2019 2 hours ago, akmal1984 said: Kalau saya lebih suka yang sudah di awasi dan resmi saja om wong. Jadi lebih aman. Berarti itu orang yang menawarkan pinjamannya yang bermain. Lapor polisi saja model seperti itu baiknya. Itu pasti banyak terjadi yang tidak resmi kan atau tidak di awasi oleh OJK Memang banyak gan Akmal sampai ribuan orang yang kena , pinjaman online abal abal harus nya lebih teliti misalnya KYC tidak sesuai data KTP aturan tidak di loloskan. Misal nya ada yang punya data tetapi saat pencairan berbeda KTP nama rekening aturan tidak bisa. Makanya perlu pengawasan OJK jadinya lebih aman. Kemaren kejadian lagi saya dapat SMS dan telepon atas transaksi Pay Later di apk Gojek. Dan saya harus membayar nya setelah ada tunggakan selama 3 bulan. Aneh nya harga 44 K idr jadi 150K idr dalam 100 hari. Aneh bin ajaib saya sendiri tidak pernah menggunakan Pay later. Tetapi dapat tagihan nya. Saya cek di apk Gojek dan bagian paylater saya tidak ada transaksi sama sekali. Karena untuk menggunakan fitur pay later akun Gojek harus KYC dulu dan saya tidak pernah KYC juga. Sungguh miris penipuan zaman sekarang... data digital kita di salah gunakan.
akmal1984 Posted November 23, 2019 #35 Posted November 23, 2019 56 minutes ago, wong77 said: Memang banyak gan Akmal sampai ribuan orang yang kena , pinjaman online abal abal harus nya lebih teliti misalnya KYC tidak sesuai data KTP aturan tidak di loloskan. Misal nya ada yang punya data tetapi saat pencairan berbeda KTP nama rekening aturan tidak bisa. Makanya perlu pengawasan OJK jadinya lebih aman. Kemaren kejadian lagi saya dapat SMS dan telepon atas transaksi Pay Later di apk Gojek. Dan saya harus membayar nya setelah ada tunggakan selama 3 bulan. Aneh nya harga 44 K idr jadi 150K idr dalam 100 hari. Aneh bin ajaib saya sendiri tidak pernah menggunakan Pay later. Tetapi dapat tagihan nya. Saya cek di apk Gojek dan bagian paylater saya tidak ada transaksi sama sekali. Karena untuk menggunakan fitur pay later akun Gojek harus KYC dulu dan saya tidak pernah KYC juga. Sungguh miris penipuan zaman sekarang... data digital kita di salah gunakan. Jadi gimana itu terpaksa bayar? bukannya dia harus foto selfie langsung itu pakek hp pada waktu kita mau mendaftar? parah bener ya kalau seperti itu bisa jebol. Berarti enggak profesional itu sistem di paylaternya.
jkd123 Posted November 23, 2019 #36 Posted November 23, 2019 2 hours ago, wong77 said: Memang banyak gan Akmal sampai ribuan orang yang kena , pinjaman online abal abal harus nya lebih teliti misalnya KYC tidak sesuai data KTP aturan tidak di loloskan. Misal nya ada yang punya data tetapi saat pencairan berbeda KTP nama rekening aturan tidak bisa. Makanya perlu pengawasan OJK jadinya lebih aman. Kemaren kejadian lagi saya dapat SMS dan telepon atas transaksi Pay Later di apk Gojek. Dan saya harus membayar nya setelah ada tunggakan selama 3 bulan. Aneh nya harga 44 K idr jadi 150K idr dalam 100 hari. Aneh bin ajaib saya sendiri tidak pernah menggunakan Pay later. Tetapi dapat tagihan nya. Saya cek di apk Gojek dan bagian paylater saya tidak ada transaksi sama sekali. Karena untuk menggunakan fitur pay later akun Gojek harus KYC dulu dan saya tidak pernah KYC juga. Sungguh miris penipuan zaman sekarang... data digital kita di salah gunakan. Minta buktinya gan ke yg nelpon. Karena ada kejanggalan juga di apk agan gak ada tapi ada tagihan. Karena agan sendiri gak pernah menggunakan pay later. Dan misalnya agan gak bayar apa ada sanksi atau hukuman?
wong77 Posted November 24, 2019 #37 Posted November 24, 2019 14 hours ago, akmal1984 said: Jadi gimana itu terpaksa bayar? bukannya dia harus foto selfie langsung itu pakek hp pada waktu kita mau mendaftar? parah bener ya kalau seperti itu bisa jebol. Berarti enggak profesional itu sistem di paylaternya. Ya saya tidak bayar , tidak merasa mengunakan juga kok. Orang nya pun sudah tidak telpon lagi. 12 hours ago, jkd123 said: Minta buktinya gan ke yg nelpon. Karena ada kejanggalan juga di apk agan gak ada tapi ada tagihan. Karena agan sendiri gak pernah menggunakan pay later. Dan misalnya agan gak bayar apa ada sanksi atau hukuman? Benar gan , tidak ada bukti nya kok. Kalau di cek di apk gojek saya saja belum pernah upgrade mana bisa akses paylater. Kalau sanksi atau hukuman sih kurang tau juga, selama kita tidak menggunakan dan apk gojek saya juga tidak ada transaksi kenapa kita harus takut. Saya juga lihat berita di TV banyak juga kasus seperti saya. Dan bahkan ada yang hilang puluhan juta rupiah gopay nya setelah order gofood. Kasihan benar customer gojek dan saya rasa tidak ada tanggung jawabnya juga untuk mengganti.
jkd123 Posted November 24, 2019 #38 Posted November 24, 2019 4 hours ago, wong77 said: Ya saya tidak bayar , tidak merasa mengunakan juga kok. Orang nya pun sudah tidak telpon lagi. Benar gan , tidak ada bukti nya kok. Kalau di cek di apk gojek saya saja belum pernah upgrade mana bisa akses paylater. Kalau sanksi atau hukuman sih kurang tau juga, selama kita tidak menggunakan dan apk gojek saya juga tidak ada transaksi kenapa kita harus takut. Saya juga lihat berita di TV banyak juga kasus seperti saya. Dan bahkan ada yang hilang puluhan juta rupiah gopay nya setelah order gofood. Kasihan benar customer gojek dan saya rasa tidak ada tanggung jawabnya juga untuk mengganti. Mengenai penggantian kerugian costumer pasti ada prosedurnya. Ini kadang yang belum dipahami oleh para pengguna, karena terkadang kesalahan juga ada pada pengguna. Misalnya pada kasus paylater ada yang menghubungi kita minta tagihan, meskipun kita tidak merasa tapi ketika ditagih kitanya ngasih ini kan ada yg salah juga dari penggunanya. Selain itu banyak juga yang belum memahami mengenai perlindungan konsumen, terutama dibidang digital money.
wong77 Posted November 24, 2019 #39 Posted November 24, 2019 2 hours ago, jkd123 said: Mengenai penggantian kerugian costumer pasti ada prosedurnya. Ini kadang yang belum dipahami oleh para pengguna, karena terkadang kesalahan juga ada pada pengguna. Misalnya pada kasus paylater ada yang menghubungi kita minta tagihan, meskipun kita tidak merasa tapi ketika ditagih kitanya ngasih ini kan ada yg salah juga dari penggunanya. Selain itu banyak juga yang belum memahami mengenai perlindungan konsumen, terutama dibidang digital money. Barusan saya juga di telpon kembali dan minta pelunasan penagihan paylater dan setelah saya tanya total 181K idr. Saya bilang tidak pernah gunakan paylater dan saya tanya buat apa penagihan apa saja dia bilang banyak pesan gofood , pulsa dll . Dan saya tegaskan saya tidak menggunakan nya dan tidak ada riwayat di paylater saya. Saya tanya kalau saya tidak mau bayar karena memang tidak saya gunakan apa yang terjadi dia bilang akun saya dengan nomor Hp yang terdaftar akan di blacklist . Sekarang pun lagi marak , karena tingkat keamanan dari apk gojek kurang. Karena semua aktifitas itu tidak melakui verifikasi email. Misal mau ganti nomor hp saja mudah.
akmal1984 Posted November 24, 2019 #40 Posted November 24, 2019 33 minutes ago, wong77 said: Barusan saya juga di telpon kembali dan minta pelunasan penagihan paylater dan setelah saya tanya total 181K idr. Saya bilang tidak pernah gunakan paylater dan saya tanya buat apa penagihan apa saja dia bilang banyak pesan gofood , pulsa dll . Dan saya tegaskan saya tidak menggunakan nya dan tidak ada riwayat di paylater saya. Saya tanya kalau saya tidak mau bayar karena memang tidak saya gunakan apa yang terjadi dia bilang akun saya dengan nomor Hp yang terdaftar akan di blacklist . Sekarang pun lagi marak , karena tingkat keamanan dari apk gojek kurang. Karena semua aktifitas itu tidak melakui verifikasi email. Misal mau ganti nomor hp saja mudah. Berarti untuk memasukkan no hp di sistem mereka itu sama saja seperti kita memberikan no hp kepada SPG rokok pada waktu mereka sedang selling di warkop ya.Kalau mereka SPG kan sekedar formalitas saja. Tapi ini perusahaan online jasa seperti Paylater bisa segampang itu ya di kerjain orang
wong77 Posted November 24, 2019 #41 Posted November 24, 2019 8 hours ago, akmal1984 said: Berarti untuk memasukkan no hp di sistem mereka itu sama saja seperti kita memberikan no hp kepada SPG rokok pada waktu mereka sedang selling di warkop ya.Kalau mereka SPG kan sekedar formalitas saja. Tapi ini perusahaan online jasa seperti Paylater bisa segampang itu ya di kerjain orang Yang jelas mereka membutuhkan costumer juga, jadi nya tidak ketat. Misal kalau buat order pulsa seharusnya cuma bisa nomor yang terdaftar juga. Atau order Gofood nama dan alamat harus sesuai juga. Kadang berbeda pun tetap di layani. Maka nya bisa di salahgunakan juga seperti buat pinjaman online, harusnya lebih di perketat juga misal nama dan rekening harus sama seperti KYC. Kalau berbeda harusnya tidak di setujui.
akmal1984 Posted November 25, 2019 #42 Posted November 25, 2019 16 hours ago, wong77 said: Yang jelas mereka membutuhkan costumer juga, jadi nya tidak ketat. Misal kalau buat order pulsa seharusnya cuma bisa nomor yang terdaftar juga. Atau order Gofood nama dan alamat harus sesuai juga. Kadang berbeda pun tetap di layani. Maka nya bisa di salahgunakan juga seperti buat pinjaman online, harusnya lebih di perketat juga misal nama dan rekening harus sama seperti KYC. Kalau berbeda harusnya tidak di setujui. Jujur saya belum pernah memakai jasa digital money jadi kurang paham prosedur nya bagaimana.Tapi melihat ada banyak penyelewengan data dan cerita2 kurang enak jadi harus extra hati2 nantinya kalau memang mau menggunakannya ya
wong77 Posted November 25, 2019 #43 Posted November 25, 2019 13 hours ago, akmal1984 said: Jujur saya belum pernah memakai jasa digital money jadi kurang paham prosedur nya bagaimana.Tapi melihat ada banyak penyelewengan data dan cerita2 kurang enak jadi harus extra hati2 nantinya kalau memang mau menggunakannya ya Awalnya sih karena kebutuhan saja, misal menggunakan apk gojek dan grab ya buat naik kendaraan . Tetapi kemudian berkembang terus bisa buat beli pulsa , token listrik , order makanan apalagi sering ada promo juga. Misal buat token listrik harga lebih murah di bandingkan di minimarket beda 3 ribuan dan kadang ada promo cashback nya juga 10 ribu idr. Yang jelas lebih memudahkan saja daripada beli pulsa atau token listrik harus jalan dulu . Ini tinggal pencet lewat Hp sudah beres.
akmal1984 Posted November 27, 2019 #44 Posted November 27, 2019 On 11/26/2019 at 5:01 AM, wong77 said: Awalnya sih karena kebutuhan saja, misal menggunakan apk gojek dan grab ya buat naik kendaraan . Tetapi kemudian berkembang terus bisa buat beli pulsa , token listrik , order makanan apalagi sering ada promo juga. Misal buat token listrik harga lebih murah di bandingkan di minimarket beda 3 ribuan dan kadang ada promo cashback nya juga 10 ribu idr. Yang jelas lebih memudahkan saja daripada beli pulsa atau token listrik harus jalan dulu . Ini tinggal pencet lewat Hp sudah beres. Nah kalau sejenis grab saya ada install di hp. Karena biasanya kalau bini mau pulang ke rumah mertua tapi cuaca mendung atau hujan saya pesan mobil saja gitu.Tapi selain itu belum pernah saya menggunakan app yang berbasis online. Apa bisa di salah gunakan juga itu ya ya kalau hanya memakai grab misalnya?
wong77 Posted November 27, 2019 #45 Posted November 27, 2019 4 hours ago, akmal1984 said: Nah kalau sejenis grab saya ada install di hp. Karena biasanya kalau bini mau pulang ke rumah mertua tapi cuaca mendung atau hujan saya pesan mobil saja gitu.Tapi selain itu belum pernah saya menggunakan app yang berbasis online. Apa bisa di salah gunakan juga itu ya ya kalau hanya memakai grab misalnya? Tetap bisa juga , yang penting jangan di upgrade ke premium dengan melakukan KYC seperti apk Gojek. Menurut saya lebih aman grab dari pada gojek, karena banyak kasus itu di gojek. Kalau grab semua verifikasi bukan melalui no hp tetapi melalui email. Jadinya lebih aman. Sedangkan kalau gojek menggunakan no Hp misal hp kita hilang ya pastinya mudah dikuasai juga dan pergantian no hp di apk tidak ada verifikasi apapun baik ke email ataupun no hp. Itu yang bisa di salah gunakan oleh pihak tertentu.
Moderator petikemas Posted November 28, 2019 Moderator #46 Posted November 28, 2019 13 hours ago, wong77 said: Tetap bisa juga , yang penting jangan di upgrade ke premium dengan melakukan KYC seperti apk Gojek. Menurut saya lebih aman grab dari pada gojek, karena banyak kasus itu di gojek. Kalau grab semua verifikasi bukan melalui no hp tetapi melalui email. Jadinya lebih aman. Sedangkan kalau gojek menggunakan no Hp misal hp kita hilang ya pastinya mudah dikuasai juga dan pergantian no hp di apk tidak ada verifikasi apapun baik ke email ataupun no hp. Itu yang bisa di salah gunakan oleh pihak tertentu. Wah bahaya sekali itu si Gojek kalau metode verifikasinya cuma stuk di no telepon karena yang lain sudah pake email semua, apalagi akhir2 ini banyak sekali kasus saldo Gopay nya yang lenyap begitu saja. Perlu disampaikan tuh ke customer servicenya biar ada peningkatan pengamanan karena didunia online butuh keamanan berlapis2 biar lebih teruji keamanannya
wong77 Posted November 28, 2019 #47 Posted November 28, 2019 42 minutes ago, petikemas said: Wah bahaya sekali itu si Gojek kalau metode verifikasinya cuma stuk di no telepon karena yang lain sudah pake email semua, apalagi akhir2 ini banyak sekali kasus saldo Gopay nya yang lenyap begitu saja. Perlu disampaikan tuh ke customer servicenya biar ada peningkatan pengamanan karena didunia online butuh keamanan berlapis2 biar lebih teruji keamanannya Memang termasuk parah tingkat keamanan Gojek, cuma mengandalkan OTP ke nomor HP saja. Sedangkan OTP sendiri kadang masih bisa di jebol dengan telepon yang mengatasnamakan pihak gojek. Jangankan customer , driver gojek sendiri banyak yang jadi korban. Sepertinya memang ada kerjsama dengan orang dalam juga. Memang lebih aman grab, selain OTP masih menggunakan verifikasi Email. Kalau akun gojek kita di hack orang ataupun hilang masih kita ambil lewat email. Kalau gojek sendiri pun email tidak ada gunanya.
chankhoreID Posted December 2, 2019 #48 Posted December 2, 2019 sama aja gan cuma yang membuat beda itu iya seperti nama atau seperti digital dan crypto crypto berbentuk koin digital ya digital gan.
jkd123 Posted December 3, 2019 #49 Posted December 3, 2019 On 12/2/2019 at 8:38 AM, chankhoreID said: sama aja gan cuma yang membuat beda itu iya seperti nama atau seperti digital dan crypto crypto berbentuk koin digital ya digital gan. Kalo sama kenapa regulasinya berbeda gan? Yang paling dekat contohnya dinegara kita. Mata uang digital boleh digunakan sebagai alat transaksi tapi crypto tidak diijinkan dan dianggap sebagi komoditi saja.
wiro212sableng Posted December 5, 2019 Author #50 Posted December 5, 2019 On 12/3/2019 at 3:04 PM, jkd123 said: Kalo sama kenapa regulasinya berbeda gan? Yang paling dekat contohnya dinegara kita. Mata uang digital boleh digunakan sebagai alat transaksi tapi crypto tidak diijinkan dan dianggap sebagi komoditi saja. Nah itu benar gan seperti yang saya tanyakan karena memang kalau di Indonesia kan sudah sangat legal kalau digital money bahkan sekelas BUMN seperti PLN aja memakai digital money denga istilah beli token. PAdahal itu uang rupiah.
Featured Comment
Archived
This topic is now archived and is closed to further replies.