Jump to content

Kemajuan Pembayaran Di Indonesia


coeghacked

Featured Comment

On 8/1/2019 at 2:52 AM, chankhoreID said:

Sekarang OVO menjadi platform yang mendukung dari 500.000 ribu outlet di seluruh indonesia ..

Ovo mejadi alat pembayaran electronik selain kartu kredit/debit yang memudahkan pelanggannya untuk membayar dan cara top upnya pun gampang bisa top up via :

● Alfamart

● Transfer Bank

● Personal transfer

itu sangat membantu sekali dab OVO sudah bekerja sam dengan applikasi online seperti gojek , grab , tokopedia ,shopee dan lainnya..

Keunggulan OVO sekarang banyak casback atau diskon untuk pembelian berbagai pembelian barang di online store , online food dan ojek online saya rasa itu sangat membuat pelanggannya gampang untuk menjadi kab OVO sebagai alat pembayarannya..

Memang sih banyak sekali promo dari OVO , sama seperti Gopay dulu juga begitu. Sedikit meluruskan kalau OVO tidak bekerja sama dengan Gojek. Tetapi dengan Grab . Sedangkan kalu Gopay yang bekerja sama dengan Gojek.

Link to comment
Share on other sites

  • 7 months later...
On 3/16/2020 at 10:23 PM, petikemas said:

dengan adanya kasus virus seperti sekarang ini dimana interaksi sosial sangat dibatasi cara dan jenis yang agan @coeghackedsebutkan diatas menjadi solusi utama untuk pembayaran dan menghindari dari terpaparnya virus tersebut

Setidaknya bisa mengurangi kontak atau interaksi langsung gan. Seperti yg kita tahu, bagaimana intensnya aktivitas jual beli di pasar tradisional, pertokoan atau mall.

Mungkin ketika blum ada sistem epayment kita tidak ada pilihan selain belanja kebutuhan langsung di tempat tempat tersebut, tapi belakangan pembayaran sepertinitu bisa menjadi opsi ketika ada kejadian seperti sekrang ini.

Link to comment
Share on other sites

On 1/24/2019 at 4:38 PM, coeghacked said:

Halo teman teman kali ini saya ingin mengajak kalian semua untuk berdiskusi mengenai masa depan pembayaran di indonesia ini,

Di lihat dari seiring berjalannya waktu di negara kita ini sekarang mulai memiliki kemajuan seperti negara negara lain nya dalam sektor pembayaran, pernahkah kalian mendengar jika kita sekarang bisa transfer uang tanpa kartu atm ? hanya bermodalkan handphone atau syarat lainnya kita sekarang di permudah dalam pembayaran.

Mari kita ambil contoh di bawah ini

  • OVO

OVO adalah sebuah aplikasi smart yang memberikan Anda layanan pembayaran dan transaksi secara online (OVO Cash). Anda juga bisa berkesempatan untuk mengumpulkan poin setiap kali Anda melakukan transaksi pembayaran melalui OVO.

Secara umum, OVO Cash dapat digunakan untuk berbagai macam pembayaran yang telah bekerja sama dengan OVO menjadi lebih cepat. Sedangkan OVO Points adalah loyalty rewards bagi yang melakukan transaksi dengan menggunakan OVO Cash di merchant-merchant rekanan OVO. Untuk OVO Points sendiri, dapat ditukarkan dengan berbagai penawaran menarik hingga ditukarkan dengan transaksi di merchant rekanan OVO.

OVO menawarkan kemudahan transaksi tanpa mengharuskan nasabahnya membawa cash terlalu banyak. Salah satunya cukup dengan menunjukkan aplikasi OVO yang didalamnya terdapat saldo cash maupun point.

  • DANA

Satu Platform Untuk Semua Pembayaran Anda. Kenyamanan pembelian pulsa dan paket internet hanya dengan sentuhan jari Anda. Gunakan DANA untuk pembelian dan pembayaran pulsa dimanapun dan kapanpun juga

Saya ambil contoh dari kedua perusahaan tersebut kita dapat dengan mudah dapat membayar apasaja tagihan yang kita miliki atau kita bisa membeli apasaja hal yang kita inginkan.

Pertanyaannya adalah apa kemungkinan dengan seiring perkembangan pembayaran di indonesia kita kedepannya akan mendapatkan suatu pencerahan / keputusan baik tentang pemerintah mengenai mata uang kripto yang kita geluti sekarang ? yu kita sama sama berikan pendapat kita di sini semoga saja dengan seringnya kita berdiskusi kita dapat menukar pemikiran dan pengetahuan mengenai perkembangan pembayaran di indonesia ini.

Terima kasih

Sumber referensi :

Benar gan dengan banyaknya pembayaran digital sangat membantu kita saat kita melakukan pembelian apalagi yang bersifat online disamping itu juga banyak benefit yang diberikan,tapi untuk pembayaran yang resmi menggunakan crypto kayaknya masih agak jauh prosesnya karena crypto masih diakui sebagai komoditas investasi belum menjadi alat pembayaran 

Link to comment
Share on other sites

Dengan banyaknya bermunculan emoney seharusnya kedepan crypto juga bisa merambah pasar. Tinggal bagaimana konsumen bisa menerimanya tidak.

Mungkin kendala terbesar adalah pada belum stabilnya harga crypto seperti yang terjadi belakangan ini. Turun 40 juta maka sangat susah buat crypto untuk di aplikasikan dalam waktu dekat

Link to comment
Share on other sites

On 3/16/2020 at 1:31 AM, Alther said:

Baru coba Dana, dan itu memang sungguh membantu apalagi kalo kedepannya Dana bisa Top up pake crypto makin mantep dah gan.

Pasti makin mantap lah gan, saya biasanya pakai jasa exchange buat topup dana dari crypto. Kalo bisa begitu bisa jadi alternatifnya indodax.

2 hours ago, danz said:

Benar gan dengan banyaknya pembayaran digital sangat membantu kita saat kita melakukan pembelian apalagi yang bersifat online disamping itu juga banyak benefit yang diberikan,tapi untuk pembayaran yang resmi menggunakan crypto kayaknya masih agak jauh prosesnya karena crypto masih diakui sebagai komoditas investasi belum menjadi alat pembayaran 

Seperti begitu gan, terlebih di Indonesia cenderung lemot buat penerapannya, dan menurut saya fluktuasi btc juga yang jadi alasannya.

Link to comment
Share on other sites

1 hour ago, Sumedang said:

Pasti makin mantap lah gan, saya biasanya pakai jasa exchange buat topup dana dari crypto. Kalo bisa begitu bisa jadi alternatifnya indodax.

Seperti begitu gan, terlebih di Indonesia cenderung lemot buat penerapannya, dan menurut saya fluktuasi btc juga yang jadi alasannya.

Ya mungkin itu yang jadi permasalahan utamanya gan karena rate crypto 100% ditentukan pasar jadi susah untuk dijadikan patokan alat pembayaran tapi kalau untuk crypto yang berbasis stable masih memungkinkan asal WorldBank mau melegalkan

Link to comment
Share on other sites

On 3/16/2020 at 1:31 AM, Alther said:

Baru coba Dana, dan itu memang sungguh membantu apalagi kalo kedepannya Dana bisa Top up pake crypto makin mantep dah gan.

Memang epayment seperti DANA, Ovo , dan gopay sangat membantu juga apalagi kalau buat belanja kuliner banyak diskon nya juga. Dan juga bisa buat berbagai macam kebutuhan juga seperti belanja online , isi pulsa , bayar listrik dll.

Itu sangat membantu aktifitas kita, cuma kendalanya satu uang nya kadang yang belum ada buat isi berbagai epayment tersebut.karena lagi bokek. 😂

Link to comment
Share on other sites

On 3/18/2020 at 2:31 PM, danz said:

Ya mungkin itu yang jadi permasalahan utamanya gan karena rate crypto 100% ditentukan pasar jadi susah untuk dijadikan patokan alat pembayaran tapi kalau untuk crypto yang berbasis stable masih memungkinkan asal WorldBank mau melegalkan

Memang sepertinya perjalanannya masih panjang gan untuk indonesia nerapin crypto buat alat pembayaran, karena pasti banyak hal yang perlu disesuaikan dulu termasuk aturan pemerintah baru ini bisa diterapkan. tapi saya penasaran apakah nanti indonesia akan membuat coin yang nilainya akan seperti rupiah atau tidak

On 3/21/2020 at 7:20 AM, wong77 said:

Memang epayment seperti DANA, Ovo , dan gopay sangat membantu juga apalagi kalau buat belanja kuliner banyak diskon nya juga. Dan juga bisa buat berbagai macam kebutuhan juga seperti belanja online , isi pulsa , bayar listrik dll.

Itu sangat membantu aktifitas kita, cuma kendalanya satu uang nya kadang yang belum ada buat isi berbagai epayment tersebut.karena lagi bokek. 😂

Kalau saya sendiri palingan cuman dipakai buat topup pulsa dan narik uang dari crypto ke bank, untuk pembayaran disini masih serba tunai sih belum ada yang via e-wallet.

Link to comment
Share on other sites

On 3/18/2020 at 2:31 PM, danz said:

Ya mungkin itu yang jadi permasalahan utamanya gan karena rate crypto 100% ditentukan pasar jadi susah untuk dijadikan patokan alat pembayaran tapi kalau untuk crypto yang berbasis stable masih memungkinkan asal WorldBank mau melegalkan

kalau rate crypto bisa stabil kayak mata uang sih bisa aja gan untuk di jadikan pembayaran masal gitu cuma ya terbentur oleh regulasi aja yang belum bisa di legalkan lagian crypto cukup seperti ini aja sudah bagus gak usah ikut2an jadi pembayaran masal gitu yang penting ada invest di situ.

On 3/21/2020 at 7:20 AM, wong77 said:

Memang epayment seperti DANA, Ovo , dan gopay sangat membantu juga apalagi kalau buat belanja kuliner banyak diskon nya juga. Dan juga bisa buat berbagai macam kebutuhan juga seperti belanja online , isi pulsa , bayar listrik dll.

Itu sangat membantu aktifitas kita, cuma kendalanya satu uang nya kadang yang belum ada buat isi berbagai epayment tersebut.karena lagi bokek. 😂

menurut saya sih sama aja gan mau diskon di dan ovo dll itu kalau kita hitung malah mahal kalau kita order online sih misal harga di outlet 15k kalau di online seperti gofood grabfood bisa 20k an blm ongkirnya menurut saya.

2 hours ago, Sumedang said:

Memang sepertinya perjalanannya masih panjang gan untuk indonesia nerapin crypto buat alat pembayaran, karena pasti banyak hal yang perlu disesuaikan dulu termasuk aturan pemerintah baru ini bisa diterapkan. tapi saya penasaran apakah nanti indonesia akan membuat coin yang nilainya akan seperti rupiah atau tidak

Kalau saya sendiri palingan cuman dipakai buat topup pulsa dan narik uang dari crypto ke bank, untuk pembayaran disini masih serba tunai sih belum ada yang via e-wallet.

susah gan untuk menerapkan ctypto di indonesia padahal penggunanya sudah banyak di indonesia menurut saya apalagi yang anak muda sekarang banyak sekali bermain di dunia crypto ini gan.

Link to comment
Share on other sites

On 3/27/2020 at 10:12 AM, Sumedang said:

Memang sepertinya perjalanannya masih panjang gan untuk indonesia nerapin crypto buat alat pembayaran, karena pasti banyak hal yang perlu disesuaikan dulu termasuk aturan pemerintah baru ini bisa diterapkan. tapi saya penasaran apakah nanti indonesia akan membuat coin yang nilainya akan seperti rupiah atau tidak

Kalau saya sendiri palingan cuman dipakai buat topup pulsa dan narik uang dari crypto ke bank, untuk pembayaran disini masih serba tunai sih belum ada yang via e-wallet.

Kalau epayment saya gunakan buat top up token listrik , karena kalau membeli di alfa atau indomerat harga nya lumayan mahal jadinya lebih enak menggunakan epayment saja seperti gopay.

Kalau buat order makanan memang harga selisih 5 ribu dari harga aslinya. Kalau mau agak murah cari yang promo ongkir jadinya cuma kena harga tidak terlalu mahal. 

Link to comment
Share on other sites

19 hours ago, wong77 said:

Kalau epayment saya gunakan buat top up token listrik , karena kalau membeli di alfa atau indomerat harga nya lumayan mahal jadinya lebih enak menggunakan epayment saja seperti gopay.

Kalau buat order makanan memang harga selisih 5 ribu dari harga aslinya. Kalau mau agak murah cari yang promo ongkir jadinya cuma kena harga tidak terlalu mahal. 

memang lebih murah di epayment kalau buat byar tagihan listrik pdam dll gan dan epayment juga kan suka memberi voucher aty kupon cashback gitu yang tetbilang lumayan lah untuk mengurangi tagihan kita itu.

Link to comment
Share on other sites

3 hours ago, Tokopedia said:

memang lebih murah di epayment kalau buat byar tagihan listrik pdam dll gan dan epayment juga kan suka memberi voucher aty kupon cashback gitu yang tetbilang lumayan lah untuk mengurangi tagihan kita itu.

Berharap sih ada kupon tetapi sekarang jarang mendapatkan nya. Saya gunakan gopay untuk isi token listrik selama ini. 

Kalau buat kebutuhan pulsa biasanya saya gunakan koin yang ada di stake saja . Karena ada yang jual juga. Jadinya tidak perlu uang cash atau epayment.

Link to comment
Share on other sites

On 3/31/2020 at 2:15 AM, Tokopedia said:

memang lebih murah di epayment kalau buat byar tagihan listrik pdam dll gan dan epayment juga kan suka memberi voucher aty kupon cashback gitu yang tetbilang lumayan lah untuk mengurangi tagihan kita itu.

Kalo saya pas dikira suka manfaat diskon beginian gan, tapi di desa belum ada. Dan juga listrik disini swasta jadi nggak bisa pakai token listrik yang untuk PLN.

Kayaknya bagus kalo disini sudah ada yang seperti itu, tapi jarang pemakai dan juga masih jauh kearah situ.

Link to comment
Share on other sites

14 hours ago, Sumedang said:

Kalo saya pas dikira suka manfaat diskon beginian gan, tapi di desa belum ada. Dan juga listrik disini swasta jadi nggak bisa pakai token listrik yang untuk PLN.

Kayaknya bagus kalo disini sudah ada yang seperti itu, tapi jarang pemakai dan juga masih jauh kearah situ.

Kalau listrik menurut saya lebih enak yang sistem lama menggunakan meteran karena masih di subsidi pemerintah apalagi kalau tinggal di kampung. Sebulan tidak sampai 50 ribu..😀 ya kisaran 25 - 40 ribu. Kalau menggunakan token listrik saya sendiri sebulan lebih dari 100K idr.

Tetapi ada bedanya harga token listrik di kota sama dengan di kampung. Karena saya pernah isi di kampung kebetulan rumah mertua sudah token harga nya lebih murah kok. Saya isi 20K idr dapatnya setara kalau kita isi 50K idr harga token listrik di kota. 

Jadi epayment memang lebih memudahkan meskipun ada diskon tetapi tidak sering juga. 

Link to comment
Share on other sites

On 4/8/2019 at 7:45 AM, jannine said:

sepertinya crypto juga mampu bermain dengan pembayaran seperti ovo dll,kita tunggu saja koin apa yang mampu membuat pemerintah kita dapat menyetujuinya

Tidak ada yang gamungkin sih di masa sekarang ini, kalau ada pembayaran via OVO / Gopay dan sebagainya pasti memudahkan kita untuk deposit ya gan xD . 

At least di platform kita Indodax dan teman2nya semoga bisa ada vitur tersebut deh untuk depo/wd

Link to comment
Share on other sites

On 4/3/2020 at 7:32 AM, davinmark said:

Tidak ada yang gamungkin sih di masa sekarang ini, kalau ada pembayaran via OVO / Gopay dan sebagainya pasti memudahkan kita untuk deposit ya gan xD . 

At least di platform kita Indodax dan teman2nya semoga bisa ada vitur tersebut deh untuk depo/wd

Kalau di indodax memang belum tersedia menggunakan ovo atau gopay. Tetapi di partner changer indodax ada yang menggunakan nya juga. Cuma memang kebanyakan langsung ke rekening saja biar nanti transaksinya lewat rekening pribadi.

 

Link to comment
Share on other sites

  • 2 weeks later...
On 4/2/2020 at 7:28 AM, wong77 said:

Kalau listrik menurut saya lebih enak yang sistem lama menggunakan meteran karena masih di subsidi pemerintah apalagi kalau tinggal di kampung. Sebulan tidak sampai 50 ribu..😀 ya kisaran 25 - 40 ribu. Kalau menggunakan token listrik saya sendiri sebulan lebih dari 100K idr.

Tetapi ada bedanya harga token listrik di kota sama dengan di kampung. Karena saya pernah isi di kampung kebetulan rumah mertua sudah token harga nya lebih murah kok. Saya isi 20K idr dapatnya setara kalau kita isi 50K idr harga token listrik di kota. 

Jadi epayment memang lebih memudahkan meskipun ada diskon tetapi tidak sering juga. 

Untuk jenis meteran sekarang kan memang hampit semua sudah beralih ke pulsa apalagi di range 900 volt dan 1300volt. Tapi untuk metode pembayaran saat ini juga sudah banyak yang mendukung pembayaran tagihan bulanan rekening listrik dan prosesnya juga tidak susah bahkan sampai ke pelosok juga saat ini sudah banyak yang membuka gerai2 pembayaran dengan metode epayment. Ya secara kita memang harus mengikuti perkembangan jaman yang notabene sudah semaking berkembang sacara tidak langsung juga mau tidak mau kita harus mengikutinya. 

Link to comment
Share on other sites

On 4/16/2020 at 3:18 PM, sichaoeloem said:

Untuk jenis meteran sekarang kan memang hampit semua sudah beralih ke pulsa apalagi di range 900 volt dan 1300volt. Tapi untuk metode pembayaran saat ini juga sudah banyak yang mendukung pembayaran tagihan bulanan rekening listrik dan prosesnya juga tidak susah bahkan sampai ke pelosok juga saat ini sudah banyak yang membuka gerai2 pembayaran dengan metode epayment. Ya secara kita memang harus mengikuti perkembangan jaman yang notabene sudah semaking berkembang sacara tidak langsung juga mau tidak mau kita harus mengikutinya. 

Kalau di kampung masih banyak jenis meteran lama dan bayarnya pun ke gerai gerai buat pembayaran listrik. Kalau di kota sih bisa ke minimarket juga. Tetapi memang lebih murah harganya mungkin karena masih di subsidi pemerintah. Kalau ortu sih paling 25 ribu sebulan. 

Kecuali yang buka meteran listrik baru biasanya sudah token , tetapi kalau kita debat dan minta meteran lamapun masih bisa. 

Link to comment
Share on other sites

On 4/2/2020 at 7:28 AM, wong77 said:

Kalau listrik menurut saya lebih enak yang sistem lama menggunakan meteran karena masih di subsidi pemerintah apalagi kalau tinggal di kampung. Sebulan tidak sampai 50 ribu..😀 ya kisaran 25 - 40 ribu. Kalau menggunakan token listrik saya sendiri sebulan lebih dari 100K idr.

Tetapi ada bedanya harga token listrik di kota sama dengan di kampung. Karena saya pernah isi di kampung kebetulan rumah mertua sudah token harga nya lebih murah kok. Saya isi 20K idr dapatnya setara kalau kita isi 50K idr harga token listrik di kota. 

Jadi epayment memang lebih memudahkan meskipun ada diskon tetapi tidak sering juga. 

Memang sepertinya lebih enak dengan system yang lama gan apalagi yang di desa, disini saya sebulan bisa habis hampir 200k gan karena sangat mahal.

On 4/3/2020 at 7:32 AM, davinmark said:

Tidak ada yang gamungkin sih di masa sekarang ini, kalau ada pembayaran via OVO / Gopay dan sebagainya pasti memudahkan kita untuk deposit ya gan xD . 

At least di platform kita Indodax dan teman2nya semoga bisa ada vitur tersebut deh untuk depo/wd

Saya sangat berharap fitur ini secepatnya ada gan, karena saya cukup banyak menggunakan ewallet untuk transaksi di dunia crypto.

Link to comment
Share on other sites

20 hours ago, Sumedang said:

Memang sepertinya lebih enak dengan system yang lama gan apalagi yang di desa, disini saya sebulan bisa habis hampir 200k gan karena sangat mahal.

Saya sangat berharap fitur ini secepatnya ada gan, karena saya cukup banyak menggunakan ewallet untuk transaksi di dunia crypto.

Kalau di desa meskipun sudah menggunakan token yang 450 watt masih mendapatkan subsidi. Jadi harganya pun masih murah. 

Karena saat di rumah mertua malam malam kehabisan token , dan tidak ada yang jual. Saya coba isi menggunakan apk gojek dan saya isi 20K idr ternyata mendapatkan jumlah yang setara 50K idr kalau di kota. Jadinya memang lebih mahal kalau di kota.

 

Link to comment
Share on other sites

18 hours ago, wong77 said:

Kalau di desa meskipun sudah menggunakan token yang 450 watt masih mendapatkan subsidi. Jadi harganya pun masih murah. 

Karena saat di rumah mertua malam malam kehabisan token , dan tidak ada yang jual. Saya coba isi menggunakan apk gojek dan saya isi 20K idr ternyata mendapatkan jumlah yang setara 50K idr kalau di kota. Jadinya memang lebih mahal kalau di kota.

 

Kalau disini harus ke tempatnya langsung gan, padahal lebih enak juga kalau bisa lewat transaksi digital.

Sekarang untuk ewallet sih cuman saya pakai untuk beli pulsa gan atau depo di crypto, karena lebih simpel juga dibanding lewat ATM.

Link to comment
Share on other sites

  • 3 months later...
  • 1 year later...
On 1/24/2019 at 4:38 PM, coeghacked said:

Halo teman teman kali ini saya ingin mengajak kalian semua untuk berdiskusi mengenai masa depan pembayaran di indonesia ini,

Di lihat dari seiring berjalannya waktu di negara kita ini sekarang mulai memiliki kemajuan seperti negara negara lain nya dalam sektor pembayaran, pernahkah kalian mendengar jika kita sekarang bisa transfer uang tanpa kartu atm ? hanya bermodalkan handphone atau syarat lainnya kita sekarang di permudah dalam pembayaran.

Mari kita ambil contoh di bawah ini

  • OVO

OVO adalah sebuah aplikasi smart yang memberikan Anda layanan pembayaran dan transaksi secara online (OVO Cash). Anda juga bisa berkesempatan untuk mengumpulkan poin setiap kali Anda melakukan transaksi pembayaran melalui OVO.

Secara umum, OVO Cash dapat digunakan untuk berbagai macam pembayaran yang telah bekerja sama dengan OVO menjadi lebih cepat. Sedangkan OVO Points adalah loyalty rewards bagi yang melakukan transaksi dengan menggunakan OVO Cash di merchant-merchant rekanan OVO. Untuk OVO Points sendiri, dapat ditukarkan dengan berbagai penawaran menarik hingga ditukarkan dengan transaksi di merchant rekanan OVO.

OVO menawarkan kemudahan transaksi tanpa mengharuskan nasabahnya membawa cash terlalu banyak. Salah satunya cukup dengan menunjukkan aplikasi OVO yang didalamnya terdapat saldo cash maupun point.

  • DANA

Satu Platform Untuk Semua Pembayaran Anda. Kenyamanan pembelian pulsa dan paket internet hanya dengan sentuhan jari Anda. Gunakan DANA untuk pembelian dan pembayaran pulsa dimanapun dan kapanpun juga

Saya ambil contoh dari kedua perusahaan tersebut kita dapat dengan mudah dapat membayar apasaja tagihan yang kita miliki atau kita bisa membeli apasaja hal yang kita inginkan.

Pertanyaannya adalah apa kemungkinan dengan seiring perkembangan pembayaran di indonesia kita kedepannya akan mendapatkan suatu pencerahan / keputusan baik tentang pemerintah mengenai mata uang kripto yang kita geluti sekarang ? yu kita sama sama berikan pendapat kita di sini semoga saja dengan seringnya kita berdiskusi kita dapat menukar pemikiran dan pengetahuan mengenai perkembangan pembayaran di indonesia ini.

Terima kasih

Sumber referensi :

untuk pemerintah mungkin meriskankan pembayaran via crypto karena itu harus di susun direncana sedemikian rupa .
indonesia negara berkembang beda dengan negara maju mereka telah berpikiran maju kedepan untuk hal seperti ini mereka sudah pasti yakin karena banyaknya refrensi dari negara" maju

Link to comment
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...